Pemkot Palembang Dukung Sriwijaya Fest 2025, Parkindo Siapkan Festival Budaya dan Seminar Isu Sosial

Pemkot Palembang Dukung Sriwijaya Fest 2025, Parkindo Siapkan Festival Budaya dan Seminar Isu Sosial

Pemerintah Kota Palembang menyatakan dukungan terhadap rencana penyelenggaraan Sriwijaya Fest 2025 yang akan digelar pada 25–26 Juli 2025. Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah Partisipasi Kristen Indonesia (DPD Parkindo) Sumatera Selatan, Senin (14/7/2025).

Aprizal mengatakan Pemkot Palembang menyambut baik kegiatan yang diinisiasi Parkindo tersebut. Menurutnya, Sriwijaya Fest 2025 sejalan dengan semangat menjaga keragaman budaya dan mempererat persatuan.

Sementara itu, Sekretaris DPD Parkindo Sumsel, Efran Martahan Hutafea, menjelaskan Sriwijaya Fest akan menampilkan pertunjukan seni dan budaya dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus mengangkat isu-isu sosial kekinian. Ia menyebut kegiatan ini juga memuat unsur edukatif dan reflektif.

Dalam rangkaian acara, Parkindo menyiapkan lomba musik solo untuk kategori anak, remaja, dan dewasa. Selain itu, akan ada pertunjukan tari daerah dari sejumlah provinsi, di antaranya Batak, Palembang, Jawa, Dayak Kalimantan, Papua, Ambon, dan Nusa Tenggara Timur.

Menurut Efran, acara juga akan melibatkan mahasiswa dari program afirmasi Papua dan Indonesia Timur sebagai bagian dari upaya memperkuat semangat keberagaman dan persaudaraan.

Selain festival utama, Parkindo juga menjadwalkan Seminar Publik pada 19 Juli 2025. Seminar tersebut akan membahas sejumlah isu strategis, termasuk kekerasan seksual terhadap perempuan, penguatan ekonomi kreatif, serta bahaya narkoba dan judi online.

Efran menyampaikan peserta yang telah mendaftar berasal dari 17 kabupaten/kota dengan total hampir 1.000 orang. Ia berharap kegiatan perdana ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan di Palembang.

Parkindo juga mengundang Wali Kota Palembang untuk hadir pada puncak acara dan menyerahkan hadiah kepada para pemenang. Efran menyebut persiapan kegiatan telah mencapai sekitar 80 persen.

Sriwijaya Fest 2025 diharapkan tidak hanya menjadi ajang pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga ruang dialog dan kolaborasi yang meneguhkan nilai kebangsaan melalui semangat inklusivitas.