Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Brawijaya (UB) Malang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus membantu penanganan berbagai persoalan sosial di daerah.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Bupati Lamongan Yuhronur Efendi dan Rektor Universitas Brawijaya Widodo pada Kamis (5/2) di Kampus Universitas Brawijaya, Malang.
Kesepakatan ini menjadi landasan kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan Lamongan yang berbasis riset, inovasi, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, yang akrab disapa Pak Yes, menyampaikan bahwa kerja sama dengan Universitas Brawijaya difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, terutama dalam mengelola berbagai potensi unggulan daerah.
Lamongan memiliki sejumlah sektor strategis, seperti pertanian, perikanan, dan peternakan. Sektor-sektor tersebut dinilai membutuhkan dukungan penguatan kapasitas, pemanfaatan teknologi, serta pendampingan berbasis akademik agar dapat berkembang secara berkelanjutan.
“Kolaborasi dengan Universitas Brawijaya diharapkan mampu mendorong pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan, melalui pendidikan dan penelitian, yang membawa dampak positif dan nyata bagi masyarakat,” ujar Pak Yes.
Selain berorientasi pada pengembangan ekonomi daerah, kerja sama ini juga diarahkan untuk membantu Pemkab Lamongan mengatasi sejumlah isu sosial yang masih menjadi tantangan. Sekretaris Daerah Kabupaten Lamongan Nalikan mengatakan, salah satu fokus utama kolaborasi adalah persoalan kemiskinan.
Melalui dukungan kajian akademik, Pemkab Lamongan berharap dapat menemukan faktor penyebab kemiskinan sekaligus merumuskan solusi yang tepat sasaran. “Kerja sama ini ditujukan untuk mencari penyebab dan solusi penyelesaian. Pada permasalahan kemiskinan, di Kabupaten Lamongan terdapat wilayah kecamatan yang besar justru masih memiliki angka kemiskinan cukup tinggi,” kata Nalikan.
Persoalan banjir tahunan yang kerap melanda sejumlah wilayah di Lamongan juga menjadi perhatian dalam kerja sama tersebut. Dengan dukungan riset dan penelitian terapan dari Universitas Brawijaya, diharapkan dapat dirumuskan solusi penanganan banjir yang lebih efektif dan berkelanjutan, termasuk mitigasi dampak sosial dan ekonomi yang ditimbulkannya.
Melalui kesepakatan bersama ini, Pemkab Lamongan dan Universitas Brawijaya berkomitmen bersinergi untuk mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berbasis data, serta berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

