Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah keterlibatannya dalam dugaan doxing atau penyebaran informasi pribadi di internet tanpa izin terhadap dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Nabiyla Risfa Izzati.
Nabiyla, dosen Fakultas Hukum UGM, disebut mengalami doxing setelah mengkritik surat perjalanan dinas keluarga Menteri PU ke Amerika Serikat.
Dody menyatakan dirinya tidak memegang media sosial dan mengaku tidak memahami perihal doxing. “Saya tidak pegang media sosial. Saya begitu-begitu (doxing) tidak mengerti,” kata Dody di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/7).
Politikus Partai Demokrat itu juga mengatakan baru mengenal istilah doxing dan tidak mengetahui soal dugaan penyebaran data pribadi tersebut. “Demi Allah, demi Rasulullah, saya itu. Doxing ini bagi saya, kosakata baru. Saya masih muslim,” tuturnya.
Selain itu, Dody menegaskan tidak mempermasalahkan kritik yang ditujukan kepada kebijakannya maupun gaya kepemimpinannya melalui media sosial. “Tidak ada masalah, kritik itu bagus. Membuat saya lebih bisa membagi diri ke depannya. Tidak ada masalah,” ujarnya.