Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat, 26 September 2025. Rencana kunjungan tersebut disampaikan Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua dari Jakarta kepada Humas Pemda Diskominfo Halut melalui pesan WhatsApp, Selasa (23/09/2025).
Menurut Bupati, kunjungan itu merupakan tindak lanjut pengembangan pertanian dan perkebunan nasional, khususnya terkait program hilirisasi produk-produk perkebunan seperti kelapa, pala, cokelat, kopi, dan komoditas lainnya.
“Khususnya di Halmahera Utara, Menteri Pertanian akan meninjau dan melihat secara dekat tentang proses dan kebijakan hilirisasi tanaman atau produk lokal kita yaitu kelapa,” ujar Piet Hein Babua.
Pemerintah, kata Bupati, tengah berupaya mengembangkan berbagai produk lokal agar dapat diolah langsung di daerah asalnya. Upaya ini diharapkan berdampak pada peningkatan pendapatan daerah serta memberi manfaat bagi masyarakat.
Selain hilirisasi, pemerintah melalui Kementerian Pertanian juga disebut tengah mengembangkan produk-produk untuk mendukung ketahanan pangan melalui hortikultura. Kebijakan ini dinilai searah dengan program Pemerintah Daerah Halmahera Utara dalam pengembangan sektor pertanian dan perkebunan.
Bupati menilai kunjungan Menteri Pertanian menjadi momentum bagi masyarakat Halmahera Utara dan mencerminkan perhatian pemerintah pusat terhadap potensi pertanian serta perkebunan di wilayah tersebut.
Ia menambahkan, pemerintah daerah melalui bupati dan wakil bupati akan mempersiapkan rencana kunjungan itu dengan baik dalam beberapa hari ke depan.

