Mensos Bentuk Tim Khusus Dalami Isu Pengadaan Barang dan Jasa di Kemensos

Mensos Bentuk Tim Khusus Dalami Isu Pengadaan Barang dan Jasa di Kemensos

Menteri Sosial Saifullah Yusuf membentuk tim khusus untuk mendalami isu-isu pengadaan barang dan jasa di Kementerian Sosial (Kemensos) menyusul beredarnya informasi yang menjadi polemik di media sosial.

"Hari ini kami membuat tim khusus untuk mendalami isu-isu pengadaan, yang kita tahu ya di berbagai pemberitaan dan media sosial," kata Saifullah Yusuf di Jakarta, Kamis.

Dalam tim tersebut, Saifullah Yusuf menunjuk Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono dan Inspektur Jenderal Kemensos untuk memimpin penelusuran dan pendalaman. Tim diminta menyusun gambaran yang utuh terkait isu pengadaan, khususnya pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat, serta melaporkan hasilnya pada pekan depan.

Menurut Saifullah Yusuf, pembentukan tim khusus ini bertujuan agar masyarakat memperoleh penjelasan yang lebih lengkap mengenai isu yang berkembang. Ia menilai informasi yang beredar di media sosial tidak selalu utuh.

"Supaya kita bisa lebih jelas mendapatkan gambaran yang lebih utuh tentang isu-isu yang selama ini berkembang di media sosial. Sebab berita itu kadang-kadang benar semua, kadang-kadang separuh benar," ujarnya.

Selain membentuk tim khusus, Saifullah Yusuf juga berencana menemui pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat, 8 Mei 2026, untuk audiensi. Dalam pertemuan itu, ia menyatakan akan meminta nasihat dan masukan, sekaligus menyampaikan informasi mengenai prosedur pengadaan barang dan jasa di lingkungan Kemensos.

"Kami bersama Pak Wamen, Pak Sekjen, akan silaturahmi ke KPK untuk meminta nasihat, minta masukan. Sekaligus juga kita akan memberikan informasi tentang proses-proses pengadaan di lingkungan Kementerian Sosial," kata Saifullah Yusuf.

Ia menambahkan, salah satu hal yang akan disampaikan kepada KPK adalah proses pengadaan barang-barang untuk kebutuhan program Sekolah Rakyat.