Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Sumbawa Barat (KSB), Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (22/1/2026) hingga Jumat (23/1/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menyampaikan harapan agar KSB dapat menjadi daerah percontohan dalam transformasi ketenagakerjaan.
Yassierli mendorong transformasi itu dimulai melalui peletakan batu pertama revitalisasi Balai Latihan Kerja (BLK). Menurutnya, langkah tersebut penting mengingat potensi daerah yang besar, sekaligus untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja serta calon tenaga kerja setempat agar memperoleh pekerjaan yang lebih baik.
Ia menekankan sejumlah tantangan ketenagakerjaan ke depan, mulai dari kesenjangan kompetensi, keterbatasan akses pelatihan berkualitas, dominasi sektor informal, hingga dampak otomatisasi dan digitalisasi. “Sumbawa Barat menjadi wilayah percontohan balai latihan kerja, hari ini saya meletakkan batu pertama BLK,” kata Yassierli di Sumbawa, Kamis (22/1/2026).
Dalam kesempatan itu, Yassierli juga mengajak aparatur sipil negara (ASN) untuk mengembangkan pola pikir bertumbuh (growth mindset) dan menanamkan makna kerja (meaningful work). Ia menambahkan, peningkatan profesionalisme menjadi kunci dalam pelayanan publik.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah menyampaikan bahwa sekitar 80 persen Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) KSB masih bertumpu pada sektor pertambangan. Meski demikian, pemerintah daerah terus berupaya memperkuat sektor non-tambang yang disebutnya tumbuh positif pada kisaran 7–8 persen per tahun, melampaui rata-rata nasional.
Amar menegaskan revitalisasi BLK menjadi langkah strategis untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap bersaing. Ia juga menilai kehadiran Menaker sebagai momentum penting untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, khususnya di bidang ketenagakerjaan.
Menurut Amar, agenda utama kunjungan Menaker adalah dimulainya revitalisasi BLK Kabupaten Sumbawa Barat, yang selama ini berperan sebagai pusat pengembangan keterampilan dan kompetensi tenaga kerja lokal. Kunjungan tersebut sekaligus menandai awal pembangunan BLK baru di KSB.
BLK yang sebelumnya berlokasi di Kecamatan Poto Tano akan dipindahkan ke Kecamatan Taliwang, tepatnya di Kelurahan Telaga Bertong. Pemindahan ini dinilai sebagai langkah strategis untuk menghadirkan fasilitas pelatihan kerja yang lebih representatif, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat.
Pemerintah daerah menyebut revitalisasi dan pembangunan BLK baru tersebut penting untuk menjawab tantangan ketenagakerjaan ke depan, terutama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif dan siap bersaing di dunia kerja.

