Purwokerto, 22 Januari 2026—Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto mengikuti sosialisasi Program Aksi Pendidikan Kesetaraan bagi narapidana dan anak binaan tahun 2026 yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini ditujukan untuk memberikan pemahaman mengenai pelaksanaan pendidikan kesetaraan sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan warga binaan.
Program Pendidikan Kesetaraan 2026 mencakup penyelenggaraan Paket A, Paket B, dan Paket C. Pelaksanaannya direncanakan berlangsung di lapas, rumah tahanan (rutan), serta Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) melalui kerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dan mitra pendidikan terkait.
Melalui program tersebut, peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan diharapkan dapat didorong, sekaligus mendukung kesiapan reintegrasi sosial setelah mereka menyelesaikan masa pidana.
Kepala Lapas Kelas IIA Purwokerto melalui Kepala Seksi Binadik menyatakan keikutsertaan dalam sosialisasi merupakan bentuk komitmen lembaga untuk mendukung pelaksanaan pendidikan kesetaraan. Ia menilai program ini penting untuk menjamin hak pendidikan warga binaan sekaligus meningkatkan kompetensi dan kesiapan mereka menghadapi kehidupan bermasyarakat setelah bebas.
Lapas Kelas IIA Purwokerto menyatakan akan mengimplementasikan Program Pendidikan Kesetaraan secara optimal sesuai kebijakan dan arahan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

