Lapas Ambon Jalankan Pendidikan Kesetaraan untuk Warga Binaan, Didampingi Peserta Magang Nasional

Lapas Ambon Jalankan Pendidikan Kesetaraan untuk Warga Binaan, Didampingi Peserta Magang Nasional

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon kembali melaksanakan Program Pendidikan Kesetaraan bagi warga binaan, Sabtu (24/01). Kegiatan ini dijalankan oleh Peserta Magang Nasional pada bagian Pembina Kepribadian dan didampingi Kepala Seksi Pembinaan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) sebagai upaya mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan warga binaan.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama Lapas Ambon dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Ambon. Namun, selama masa libur sekolah, pelaksanaan kegiatan sepenuhnya ditangani oleh Peserta Magang Nasional.

Pada pelaksanaan kali ini, tujuh warga binaan mengikuti pembelajaran dengan materi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) serta Biologi. Materi itu ditujukan untuk memperluas wawasan sekaligus membantu persiapan menghadapi ujian kesetaraan.

Kasi Binadik Lapas Ambon, Mekky Patty, menekankan pentingnya keberlanjutan program pendidikan di dalam lapas. “Pendidikan adalah salah satu kunci keberhasilan reintegrasi sosial. Dengan adanya program kesetaraan, kami ingin memastikan warga binaan tidak tertinggal dalam hal pengetahuan dan tetap memiliki kesempatan untuk meraih masa depan yang lebih baik,” kata Mekky.

Salah satu peserta magang yang bertugas sebagai pembina kepribadian menyampaikan bahwa keterlibatan mereka menjadi bentuk kontribusi langsung dalam proses pembinaan. Ia berharap program pendidikan kesetaraan dapat memunculkan semangat baru warga binaan untuk belajar dan mempersiapkan diri menghadapi ujian.

Sementara itu, seorang warga binaan berinisial M mengaku terbantu dengan kegiatan tersebut. “Saya sangat senang bisa ikut kegiatan ini. Materi yang diajarkan membantu saya memahami pelajaran dengan lebih baik. Saya berharap bisa lulus ujian kesetaraan agar nanti setelah bebas bisa melanjutkan pendidikan atau bekerja dengan lebih percaya diri,” ujarnya.

Selain ditujukan bagi warga binaan, kegiatan ini juga menjadi pengalaman praktik bagi Peserta Magang Nasional melalui keterlibatan langsung dalam pembinaan, termasuk mengasah keterampilan mengajar serta membangun empati dan tanggung jawab sosial. Lapas Ambon berharap program ini dapat membantu menyiapkan warga binaan agar lebih siap menghadapi tantangan setelah bebas dan mendukung proses reintegrasi sosial.