Sebuah unggahan di Facebook dari akun “Stepanus Nainggolan” yang beredar pada Selasa (27/1/2026) memuat klaim bahwa Bumi akan kehilangan gravitasi selama beberapa detik. Dalam narasinya, pengunggah menyebut “Nasa meramalkan gravitasi bumi hilang 7 menit pada tanggal 12 Agustus 2026.”
Klaim tersebut kemudian ditelusuri oleh Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax). Penelusuran dilakukan dengan memasukkan kata kunci terkait, seperti “Bumi berhenti bergerak selama 7 detik,” ke mesin pencarian. Hasil pencarian mengarah pada pemberitaan yang menyebut NASA telah membantah isu tersebut.
Dalam penjelasannya kepada Snopes.com, NASA menegaskan klaim tentang gravitasi Bumi yang hilang pada tanggal tersebut tidak memiliki dasar ilmiah. NASA menyatakan satu-satunya cara agar Bumi kehilangan gravitasi adalah jika massanya berubah secara signifikan. Massa yang dimaksud mencakup keseluruhan sistem Bumi, mulai dari inti, mantel, dan kerak, hingga samudra, air permukaan, serta atmosfer.
“Bumi tidak akan kehilangan gravitasi pada 12 Agustus 2026. Gaya gravitasi Bumi ditentukan oleh massanya,” ujar juru bicara NASA seperti dikutip dalam penelusuran tersebut.
Berdasarkan penjelasan itu, kesimpulan pemeriksaan menyatakan tidak ada dasar ilmiah yang mendukung klaim “Agustus 2026 gravitasi Bumi berhenti 7 detik.” Unggahan tersebut dikategorikan sebagai konten palsu (fabricated content).

