Sidoarjo menjadi salah satu daerah yang dilintasi Kirab Pemilu 2024 pada Minggu (20/8). Kegiatan yang diinisiasi KPU RI tersebut sebelumnya telah digelar di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dan di Sidoarjo dimulai dari Pendapa Delta Wibawa.
Selain kegiatan kirab, acara juga diisi deklarasi Pemilu sebagai integrasi bangsa oleh partai politik peserta Pemilu.
Ketua KPU Sidoarjo M Iskak mengatakan, pelaksanaan kirab di Sidoarjo merupakan titik persinggahan kelima. Ia berharap kirab ini dapat menjadi arena sosialisasi terkait peserta Pemilu 2024.
Menurut Iskak, Kirab Pemilu di Sidoarjo dijadwalkan berlangsung selama delapan hari sebelum kemudian diserahterimakan ke Kota Mojokerto.
“Bendera yang dikirab hari ini (kemarin, red) akan dikirab ke ke seluruh kecamatan yang ada di Sidoarjo oleh teman-teman Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK),” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KPU Provinsi Jawa Timur Choirul Anam mengapresiasi Sidoarjo sebagai lokasi lanjutan Kirab Pemilu 2024. Ia juga menyoroti dukungan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.
Menurut Anam, dukungan pemerintah daerah penting untuk kelancaran agenda sosialisasi Pemilu. “Kita akui, tidak semua kepala daerah, tidak semua Pemerintah Daerah itu memiliki kepedulian yang sangat besar. Sebagai bukti nyata kita lihat hari ini (kemarin, red) kita bisa berkegiatan di Pendapa Delta Wibawa dengan sangat meriah dan mewah,” katanya.
Anam menekankan, kirab dapat dimanfaatkan untuk menyebarluaskan informasi terkait Pemilu 2024. Ia menyebut Pemilu sebagai sarana pergantian kekuasaan secara damai dan legal, sekaligus momentum memperkuat persatuan dan kesatuan.
“Pemilu ini momentum yang sangat luar biasa, kegiatan kolosal yang tidak ada bandingannya. Di tanggal 14 Februari tahun depan akan ada 185 juta penduduk bergerak bersama-sama menuju ke Tempat Pemungutan Suara (TPS),” ujarnya.
Di kesempatan yang sama, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor atau Gus Muhdlor menyampaikan harapannya agar Pemilu di Sidoarjo tidak semata ditentukan oleh kuantitas dan angka, melainkan menghasilkan capaian yang melampaui ekspektasi masyarakat.

