Ketua DPD Nilai Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Kandidat Deputi Gubernur BI Sah Selama Tak Ada Konflik Kepentingan

Ketua DPD Nilai Pencalonan Thomas Djiwandono sebagai Kandidat Deputi Gubernur BI Sah Selama Tak Ada Konflik Kepentingan

Ketua DPD RI Sultan Baktiar Najamudin menilai tidak ada masalah dalam pencalonan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono sebagai kandidat Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Menurut Sultan, pencalonan tersebut sah meski Thomas merupakan keponakan Presiden Prabowo Subianto.

Sultan menekankan hal utama yang harus dipastikan adalah tidak adanya konflik kepentingan. Ia juga menyebut bahwa Thomas disebut sudah tidak lagi berada di partai politik, dan hal itu dinilainya penting.

“Yang penting tidak ada conflict of interest. Saya dengar juga tidak di partai politik lagi, itu yang paling penting,” kata Sultan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 23 Januari 2026.

Selain itu, Sultan mengingatkan agar Bank Indonesia tetap memastikan fungsi independennya berjalan dan mampu menjaga kondisi moneter Indonesia. Ia menambahkan, dengan pertumbuhan ekonomi yang baik, angka pengangguran dapat semakin menurun.

“Kita ya, sebagai teman dan sahabat sih, ya (pencalonan Thomas) baik saja, baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan nama Thomas Djiwandono menjadi salah satu kandidat pengganti Deputi Gubernur BI. Prasetyo menjelaskan, munculnya nama tersebut berawal dari surat pengunduran diri yang disampaikan Deputi Gubernur BI Juda Agung.