Sebuah video yang beredar di Facebook mengklaim kabin pesawat ATR 42-500 terbakar akibat powerbank meledak dan dikaitkan dengan peristiwa di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, 17 Januari 2026. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyatakan informasi tersebut tidak benar.
Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Komdigi pada Selasa, 27 Januari 2025, video yang beredar itu diketahui identik dengan video milik kanal YouTube NBC News. Video tersebut sebenarnya melaporkan insiden berbeda yang terjadi dalam penerbangan maskapai Air China.
Dalam laporan itu disebutkan sebuah pesawat Airbus A321 rute Hangzhou–Seoul mengalami insiden pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Powerbank dengan baterai lithium yang dibawa penumpang di dalam tas dilaporkan terbakar saat disimpan di kabin selama penerbangan.
Kemkomdigi menegaskan, sejauh ini tidak ada bukti yang menunjukkan kebakaran baterai lithium menjadi penyebab jatuhnya pesawat ATR 42-500. Kotak hitam pesawat tersebut telah ditemukan dan masih dalam proses penyelidikan.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan keterangan sementara bahwa pesawat terpantau keluar jalur saat hendak melakukan prosedur pendekatan. Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan kondisi cuaca saat itu berupa awan cumulonimbus (CB) yang cukup tebal.

