Klaim mengenai beredarnya link pendaftaran CPNS Polsuspas 2026 dipastikan tidak benar. Penelusuran mengarah pada klarifikasi di situs resmi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) melalui artikel berjudul “[HOAKS] Penerimaan CPNS IMIGRASI Tahun 2026”.
Dalam klarifikasi tersebut, Kemenimipas menyatakan bahwa hingga saat ini Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan maupun Direktorat Jenderal Imigrasi tidak pernah mengumumkan pendaftaran seleksi CPNS secara nasional untuk tahun anggaran 2026. Kemenimipas menegaskan, seluruh informasi terkait penerimaan pegawai maupun informasi lain yang berkaitan dengan kementerian itu hanya diterbitkan melalui media dan situs resmi.
Adapun kanal resmi Kemenimipas dan Direktorat Jenderal Imigrasi yang dicantumkan meliputi TikTok @kemenimipas_RI dan @ditjen_imigrasi, Instagram @kemenimipas dan @ditjen_imigrasi, serta situs www.kemenimipas.go.id dan https://www.imigrasi.go.id/.
Kemenimipas juga disebut sebagai instansi pembina Polsuspas bersama Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Karena itu, masyarakat diminta merujuk pada kanal resmi untuk memastikan kebenaran informasi terkait Polsuspas, termasuk isu rekrutmen.
Sementara itu, informasi mengenai rencana rekrutmen CPNS 2026 masih berada pada tahap pematangan. Dalam pemberitaan yang tayang 18 Maret 2026, disebutkan Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan jajaran pemerintah untuk menggelar rekrutmen calon aparatur sipil negara (CASN) atau CPNS 2026. Namun prosesnya masih diperhitungkan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal di tengah keterbatasan APBN.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa hampir seluruh menteri telah menyampaikan kebutuhan CPNS baru, tetapi pemerintah belum dapat memaparkan angka secara rinci karena masih menghitung kebutuhan lain selain belanja pegawai. “Mungkin ada prioritas-prioritas terlebih dahulu yang harus kita penuhi. Karena walau bagaimana juga kita harus mempertimbangkan kondisi kita secara fiskal,” ujarnya, dikutip dari siaran video resmi Kementerian Sekretariat Negara, Rabu (18/3/2026).
Di sisi lain, Menteri PANRB disebut telah berkirim surat kepada kementerian/lembaga serta pemerintah daerah untuk memetakan kebutuhan baru ASN.
Terkait mekanisme pendaftaran, panduan yang beredar menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya akan dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik BKN di https://sscasn.bkn.go.id. Masyarakat diimbau waspada terhadap tautan yang mengatasnamakan pendaftaran CPNS, termasuk Polsuspas, di luar kanal resmi pemerintah.

