Isu Politik: Seruan Perkuat Solidaritas Sosial hingga Percepatan Akses Wilayah Terpencil di Papua

Isu Politik: Seruan Perkuat Solidaritas Sosial hingga Percepatan Akses Wilayah Terpencil di Papua

Sejumlah isu mulai dari penguatan solidaritas sosial, pencegahan konflik, hingga percepatan pembangunan wilayah terpencil menjadi perhatian dalam rangkaian berita politik yang banyak dibaca pada Minggu (17/5). Topik-topik tersebut mencakup seruan memperkuat kebersamaan di tengah tekanan global, dorongan regulasi pelarangan perang suku di Papua Pegunungan, penguatan nilai kemanusiaan pada momentum Waisak, apresiasi bagi pemerintah daerah berprestasi, serta upaya membuka akses ke wilayah pedalaman Papua.

Mantan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. (Purn.) Boy Rafli Amar menekankan pentingnya memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas sosial di tengah kondisi global yang dinilai penuh tekanan. Seruan itu menempatkan kebersamaan sebagai modal sosial untuk menghadapi tantangan yang berkembang.

Dari ranah politik dan sosial, Ketua DPP PKB Abdul Halim Iskandar menyampaikan bahwa peringatan Hari Raya Waisak menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus menginternalisasikan nilai-nilai kemanusiaan yang digaungkan Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Ia menilai momentum tersebut relevan untuk memperkuat sikap kemanusiaan dalam kehidupan bermasyarakat.

Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI mendorong pembahasan rancangan peraturan daerah khusus (Raperdasus) dan rancangan peraturan daerah provinsi (Raperdasi) terkait pelarangan perang suku di wilayah Papua Pegunungan. Dorongan ini diarahkan pada penguatan regulasi sebagai bagian dari upaya pencegahan konflik di daerah.

Kemendagri juga menggandeng Garuda TV untuk menggelar “Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026”. Program tersebut direncanakan sebagai bentuk penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai menunjukkan capaian kinerja unggul, inovatif, dan berdampak bagi masyarakat, sekaligus mendorong penguatan inovasi antardaerah.

Dari Papua, Gubernur Papua Mathius Derek Fakhiri menegaskan komitmennya mempercepat pembukaan akses wilayah terpencil, khususnya di Kabupaten Mamberamo Raya. Upaya itu ditujukan untuk mengurangi keterisolasian masyarakat serta mendorong pemerataan pembangunan dan peningkatan pelayanan dasar di wilayah pedalaman.