Istilah ‘Performative Male’ Viral di Kalangan Gen Z, Tulus atau Sekadar Pencitraan?

Istilah ‘Performative Male’ Viral di Kalangan Gen Z, Tulus atau Sekadar Pencitraan?

Istilah performative male tengah viral di kalangan Generasi Z melalui media sosial. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan pria yang menampilkan diri sebagai sosok peka dan mendukung isu-isu sosial, namun dinilai melakukannya demi membangun citra tertentu.

Topik tersebut dibahas dalam acara Jaga Malam Pro 2 RRI Sibolga pada Minggu, 10 Mei 2026. Dalam perbincangan itu, gaya hidup estetik dan kecenderungan pencitraan laki-laki modern di media sosial disebut kerap mengarah pada fenomena performative male.

Salah satu pendengar, Annisa, mengaku pernah mengalami pengalaman serupa. Ia mengatakan pernah mengenal seorang pria yang terlihat lembut dan peduli di media sosial, termasuk melalui unggahan yang membahas kesetaraan gender dan kesehatan mental. Namun, menurut Annisa, sikap pria tersebut dalam kehidupan nyata justru berbeda dan kurang menghargai perasaan orang lain.

“Di media sosial dia terlihat sangat green flag, tapi ternyata aslinya tidak seperti itu,” ujar Annisa. Ia menilai, sebagian orang membangun karakter tertentu untuk mendapatkan perhatian dan validasi publik.

Dalam perbincangan itu juga disampaikan bahwa pria modern kini kerap dianggap menarik ketika terlihat emosional, lembut, dan memahami isu kesetaraan gender. Meski demikian, sebagian pihak menilai sikap tersebut terkadang hanya dijadikan strategi pencitraan di media sosial.

Pendengar Pro 2 lainnya, Lara, menilai tren ini dipengaruhi kuat oleh media sosial. Menurutnya, banyak anak muda ingin terlihat menarik dan mengikuti standar pergaulan di internet. Lara menambahkan, sikap peduli terhadap perempuan merupakan hal positif. Namun, ia berharap kepedulian itu dilakukan dengan tulus, bukan semata demi membangun citra.

Kehadiran media sosial dinilai membuat banyak orang berlomba menampilkan kesan terbaik tentang dirinya. Meski demikian, hubungan sosial yang sehat tetap membutuhkan ketulusan serta sikap saling menghargai, baik di ruang digital maupun dalam kehidupan sehari-hari.