Hoaks Pendaftaran CPNS 2026 Marak di Media Sosial, Pemerintah Belum Umumkan Seleksi Resmi

Hoaks Pendaftaran CPNS 2026 Marak di Media Sosial, Pemerintah Belum Umumkan Seleksi Resmi

Informasi mengenai pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2026 kembali ramai beredar di media sosial. Sejumlah unggahan mengklaim seleksi CPNS 2026 telah resmi dibuka, bahkan mencatut nama Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) serta menyertakan tautan pendaftaran.

Namun, hingga saat ini pemerintah belum mengeluarkan pengumuman resmi terkait seleksi CPNS maupun Calon Aparatur Sipil Negara (CASN). Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada unggahan yang sumbernya tidak jelas, terutama yang mengarahkan ke tautan tertentu, dan diminta memverifikasi informasi melalui kanal resmi instansi pemerintah.

Berikut beberapa contoh hoaks terbaru terkait pendaftaran CPNS 2026 yang beredar di media sosial.

1. Klaim tautan pendaftaran CPNS 3 Januari–7 Februari 2026

Sebuah unggahan di Facebook pada 23 Januari 2026 menyebut pendaftaran CPNS dan P3K 2026 “resmi dibuka” pada 3 Januari hingga 7 Februari 2026. Unggahan tersebut menyertakan tautan cpnsp3k.rhbapk.com dan poster bergambar Menteri PANRB Rini Widyantini dengan keterangan jadwal pendaftaran serta ajakan mengklik tautan.

Saat tautan diklik, pengguna diarahkan ke halaman yang menampilkan formulir digital dan meminta data identitas pribadi, seperti nama sesuai KTP hingga nomor Telegram. Klaim ini dinyatakan tidak benar karena belum ada pengumuman resmi pemerintah mengenai pembukaan seleksi CPNS/CASN.

2. Klaim tautan pendaftaran CPNS 2026 penempatan seluruh Indonesia

Unggahan lain di Facebook pada 19 Januari 2026 mengklaim pendaftaran CPNS 2026 resmi dibuka untuk penempatan di seluruh wilayah Indonesia. Unggahan itu mencantumkan persyaratan umum, menyebut pendaftaran gratis, serta menyertakan video berisi narasi jadwal seleksi dari Maret hingga pengumuman akhir Desember 2026, termasuk rincian nilai ambang batas.

Postingan tersebut juga menampilkan menu pendaftaran yang mengarah ke tautan panjang dari domain get-in1.com. Tautan itu membuka halaman berisi formulir digital yang meminta identitas pribadi, termasuk nomor Telegram. Klaim mengenai tautan pendaftaran ini dinyatakan tidak benar, sejalan dengan belum adanya pengumuman resmi pemerintah terkait seleksi CPNS/CASN 2026.

3. Klaim rekrutmen CPNS Kejaksaan 2026 periode 3 Januari–16 Maret

Di TikTok, beredar unggahan yang mengklaim adanya “open rekrutmen CPNS 2026” untuk Kejaksaan dengan periode pendaftaran 3 Januari hingga 16 Maret 2026. Unggahan itu menyebut pendaftaran gratis, terbuka untuk lulusan SMA/SMK hingga sarjana, serta mencantumkan sejumlah formasi.

Tautan pada bio akun yang mengunggah informasi tersebut mengarah ke halaman berisi formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama hingga nomor Telegram. Klaim ini juga dinyatakan tidak benar karena belum ada pengumuman resmi pemerintah mengenai seleksi CPNS/CASN 2026.

Masyarakat disarankan lebih waspada terhadap tautan pendaftaran yang beredar di media sosial, terutama jika meminta data pribadi. Verifikasi informasi seputar CPNS/CASN sebaiknya dilakukan melalui kanal resmi instansi pemerintah.