HMI Komisariat ULB Labura Rencanakan Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Pesta Babi”

HMI Komisariat ULB Labura Rencanakan Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Pesta Babi”

HMI Cabang Labuhanbatu Raya Komisariat ULB Labura periode 2025–2026 berencana menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) dan diskusi film dokumenter Pesta Babi karya jurnalis Dandhy Laksono.

Kegiatan ini disiapkan sebagai ruang diskusi bagi mahasiswa untuk membahas persoalan sosial, kemanusiaan, serta suara masyarakat melalui pendekatan film dokumenter. Penyelenggara menilai pesan-pesan dalam film tersebut sejalan dengan semangat diskusi yang ingin dibangun terkait isu sosial dan kemanusiaan di Indonesia.

Ketua Umum HMI Komisariat ULB Labura menyampaikan bahwa Pesta Babi tidak hanya ditujukan sebagai hiburan, melainkan pengingat atas realitas sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Ia menilai film dokumenter itu mengangkat berbagai persoalan yang perlu menjadi perhatian publik, khususnya mahasiswa sebagai kelompok intelektual.

“Pesta Babi bukan film yang ngajak kamu takut sama hantu. Dia ngajak kamu takut sama manusia. Di sini, monster yang paling ngeri bukan yang bertaring, tapi yang pakai jas, tanda tangan di atas kertas, dan nyebut itu ‘pembangunan’. Film ini penting ditonton karena dia ngingetin: kalau rakyat diam, pesta darah akan terus berlangsung,” tegasnya.

Ia menjelaskan, nobar dan diskusi tersebut bertujuan membangun kepedulian sosial mahasiswa serta memperluas sudut pandang terhadap berbagai persoalan di Indonesia. Forum diskusi juga diharapkan menjadi wadah bertukar gagasan secara terbuka, kritis, dan akademis di lingkungan mahasiswa.

Menurutnya, tradisi diskusi perlu terus dijaga sebagai bagian dari proses intelektual mahasiswa untuk memahami persoalan bangsa dan menyampaikan pandangan secara bertanggung jawab. Kegiatan ini juga disebut sebagai upaya mendorong kebebasan berpikir dan membangun budaya literasi di kalangan mahasiswa.

Hingga saat ini, panitia masih mempersiapkan jadwal resmi pelaksanaan kegiatan serta teknis diskusi yang akan diumumkan dalam waktu dekat. Penyelenggara berharap nobar dan diskusi tersebut dapat diikuti mahasiswa dan masyarakat umum yang ingin memahami isu kemanusiaan serta dinamika sosial melalui media film dokumenter.