Gubernur Papua Barat: Sembilan Isu Strategis Jadi Fokus Pembangunan, OPD Diminta Optimalkan Potensi Daerah

Gubernur Papua Barat: Sembilan Isu Strategis Jadi Fokus Pembangunan, OPD Diminta Optimalkan Potensi Daerah

MANOKWARI — Pemerintah Provinsi Papua Barat menetapkan sembilan isu strategis sebagai fokus pembangunan daerah. Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan meminta seluruh perangkat daerah lebih serius mengoptimalkan potensi di berbagai sektor untuk mendukung pencapaian agenda tersebut.

Dominggus menyebut pengembangan perlu didorong pada sektor pariwisata, pertambangan, perikanan, peternakan, serta sektor terkait lainnya. Menurut dia, Papua Barat memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan di sejumlah wilayah.

Di Kabupaten Teluk Bintuni, ia menyinggung pengembangan industri metanol dan amonia, serta pemanfaatan karbon. Selain itu, di Teluk Bintuni dan Manokwari terdapat pengembangan lapangan Ubadari CCUS dan compression (UCC) sebagai bagian dari penguatan perekonomian provinsi.

Untuk sektor pertanian, Dominggus menyampaikan adanya peluang pengembangan tanaman pangan dan perkebunan di Kabupaten Manokwari, serta penguatan perikanan di Kabupaten Fakfak dan Kaimana. Pada bidang peternakan, ia menyoroti pengembangan sarana pendukung pertanian (saprodi), gudang atau lumbung, serta pemasaran produk pertanian ke pasar agro.

Ia juga menyebut sejumlah rencana pengembangan sektor lain, seperti industri batubara di Kabupaten Manokwari, pembangunan balai budaya, serta prasarana pendidikan berbasis pertanian pangan. Selain itu, terdapat kawasan tanaman pangan di Kabupaten Manokwari Selatan.

Di sektor pariwisata, Dominggus menyinggung arah pengembangan Pegunungan Arfak menuju kawasan konservasi dan keanekaragaman hayati. Ia juga menyebut pariwisata Teluk Wondama (Teluk Cenderawasih) menuju kawasan konservasi laut dan wisata bahari, pengembangan ekowisata dan kelautan di Kaimana, serta daya tarik wisata Teluk Triton.

Sementara untuk pertambangan, ia menyampaikan potensi pengembangan di Kabupaten Manokwari, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, dan Pegunungan Arfak.

Dominggus mengatakan capaian yang diraih saat ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan semangat gotong royong seluruh komponen masyarakat Papua Barat. Meski demikian, ia menilai masih ada tantangan yang harus dihadapi dan pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan bersama.

“Untuk itu mari kita terus bersatu, bekerja dengan hati yang ikhlas, dan mempersatukan Papua Barat dengan kasih yang tulus. Bersama-sama, kita wujudkan Papua Barat yang aman, sejahtera, bermartabat, dan mandiri,” ujar Dominggus.