Gen Z Kian Kritis soal Isu Sosial, Brand Fesyen Dituntut Punya Nilai

Gen Z Kian Kritis soal Isu Sosial, Brand Fesyen Dituntut Punya Nilai

Generasi Z disebut semakin kritis terhadap isu sosial, sehingga brand fesyen dinilai perlu memiliki nilai (value) yang jelas. Sikap konsumen yang lebih selektif ini menjadi perhatian dalam dinamika industri fesyen.

Di sisi lain, tren fesyen 2026 digambarkan bergerak meninggalkan gaya yang seragam. Arah perubahan ini menonjolkan ekspresi diri melalui unsur nostalgia, gaya intelektual, serta pengaruh budaya digital.

Ilustrasi yang digunakan menampilkan gaya Y2K sebagai salah satu rujukan nostalgia yang kembali mengemuka. Perkembangan tren tersebut menunjukkan bagaimana preferensi konsumen terus berubah seiring pergeseran budaya dan cara berekspresi di ruang digital.