Forum Anak Natuna Soroti Kenakalan Remaja dan Akses Layanan Kesehatan Mental di Musrenbang 2026

Forum Anak Natuna Soroti Kenakalan Remaja dan Akses Layanan Kesehatan Mental di Musrenbang 2026

Forum Anak Natuna (FAN) menyoroti persoalan kenakalan remaja dalam Musrenbang Kabupaten 2026. Ketua FAN Natuna, Muhammad Raffi Alfitra, mengatakan sejumlah tren di kalangan generasi muda saat ini dinilai mengkhawatirkan dan membutuhkan langkah konkret dari pemerintah daerah.

Menurut Raffi, fenomena sosial seperti balap liar, kebiasaan merokok di usia sekolah, serta peredaran minuman yang tidak layak bagi anak menjadi persoalan yang perlu segera ditangani. Ia menilai berbagai hal tersebut dapat menjadi ancaman serius bagi keselamatan remaja dan berpotensi memengaruhi masa depan mereka apabila dibiarkan.

Raffi menjelaskan, aspirasi tersebut telah dikawal FAN sejak tahap perencanaan pembangunan di tingkat desa hingga kecamatan. Ia menegaskan keterlibatan anak dilakukan melalui mekanisme resmi agar usulan dapat masuk dalam dokumen pembangunan daerah.

“Forum Anak Natuna sejak 2025 sudah berpartisipasi dari musrenbang desa, kelurahan sampai kecamatan. Kami mendorong agar usulan anak tidak hanya dicatat, tetapi benar-benar direalisasikan melalui mekanisme resmi dan audiensi bersama pemerintah daerah,” ujar Raffi, Kamis, 26 Februari 2026.

Selain isu sosial, FAN juga menaruh perhatian pada keterbatasan layanan kesehatan mental bagi remaja. Kebutuhan poli psikiater khusus usia sekolah dinilai penting untuk mendukung penanganan persoalan psikososial.

FAN turut menilai pemerataan jaringan internet perlu diprioritaskan. Akses digital yang memadai dianggap dapat mendukung proses belajar sekaligus pengembangan potensi anak di wilayah kepulauan.

Melalui penyampaian tersebut, Forum Anak berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah strategis dengan dukungan lintas sektor untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat bagi generasi muda Natuna.