Enam Hoaks yang Ramai di Media Sosial Sepekan Terakhir: Dari CPNS hingga Mudik Bersama PLN

Enam Hoaks yang Ramai di Media Sosial Sepekan Terakhir: Dari CPNS hingga Mudik Bersama PLN

Arus informasi yang deras di media sosial kembali diiringi beredarnya berbagai hoaks yang menyesatkan. Informasi palsu semacam ini tidak hanya memicu kebingungan publik, tetapi juga berpotensi menimbulkan kerugian finansial, pencurian data pribadi, hingga keresahan sosial.

Dalam sepekan terakhir, Cek Fakta Liputan6.com mengidentifikasi sejumlah klaim yang beredar luas di berbagai platform. Topiknya beragam, mulai dari tawaran bantuan pemerintah, tautan pendaftaran program, hingga isu politik dan peristiwa global yang dimanipulasi. Berikut enam hoaks yang beredar dan perlu diwaspadai.

1. Klaim link pendaftaran CPNS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (28 Februari–31 Maret 2026)
Di Facebook beredar unggahan yang mengklaim adanya link pendaftaran CPNS Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk periode 28 Februari hingga 31 Maret 2026. Unggahan itu menyertakan poster “pendaftaran gratis” dan tombol daftar. Ketika diklik, tautan mengarah ke halaman situs berisi formulir digital yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram.

2. Klaim video “Israel jadi lautan api”
Sebuah video yang diunggah di Facebook menampilkan kendaraan berhenti di jalan dengan langit berwarna merah dan sejumlah titik terang, disertai narasi “Israel jadi lautan api” serta keterangan yang menyebut terdengar suara wanita histeris. Video itu dikaitkan dengan isu perang dan memicu spekulasi di media sosial.

3. Klaim Presiden Prabowo menyebut Trump dan Netanyahu takut padanya karena “Macan Asia”
Postingan lain menampilkan tangkapan layar siaran TV One News dengan narasi yang mengklaim Presiden Prabowo menyatakan Donald Trump dan Benyamin Netanyahu takut kepadanya karena ia disebut “Macan Asia”. Klaim ini beredar di Facebook sejak pertengahan pekan dan disebarkan sebagai kutipan pernyataan.

4. Klaim link pendaftaran token dan subsidi listrik gratis dari PLN
Di Facebook juga beredar unggahan yang menawarkan “token dan subsidi listrik gratis” melalui program pemerintah dan PLN. Unggahan tersebut menyertakan tombol daftar yang mengarah ke situs tertentu, lalu meminta identitas pengguna, termasuk nama dan nomor Telegram. Narasi yang digunakan menekankan program “tidak dipungut biaya apa pun”.

5. Klaim BMKG memprediksi gempa besar/megathrust pada 2026 (termasuk 5 Maret 2026)
Unggahan lain menyebut BMKG memprediksi gempa megathrust akan terjadi di seluruh Indonesia pada 2026. Narasi yang beredar menyerupai “himbauan resmi” dan memuat ajakan agar masyarakat tetap tenang serta meningkatkan kewaspadaan. Namun klaim tersebut juga dikaitkan dengan prediksi waktu kejadian, yang ramai dibicarakan warganet.

6. Klaim link pendaftaran Mudik Bersama PLN
Hoaks berikutnya berupa klaim link pendaftaran “Mudik Gratis 2026” bertajuk “Mudik Aman, Berbagi Harapan” dengan kuota 12.500 peserta dan pilihan transportasi bus, kereta, pesawat, serta kapal laut. Unggahan menyertakan tautan pendaftaran yang mengarah ke halaman situs berisi formulir digital.

Deretan hoaks tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan saat menerima informasi, terutama yang menyertakan tautan pendaftaran dan meminta data pribadi. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya pada klaim yang belum terverifikasi serta memastikan informasi hanya diakses melalui kanal resmi instansi terkait.