Dua Kakak Beradik di Banyumas Bertahan Hidup dari Mengupas Melinjo

Dua Kakak Beradik di Banyumas Bertahan Hidup dari Mengupas Melinjo

Di sebuah rumah sederhana di Dusun Karang Blimbing, Desa Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, dua kakak beradik bernama Karmilah dan Karminah menjalani hidup dalam keterbatasan.

Tanpa pekerjaan tetap dan penghasilan pasti, keduanya bertahan dengan mencari serta mengupas melinjo di pekarangan milik warga sekitar. Untuk mencapai kebun melinjo, mereka harus menyusuri jalan-jalan kecil atau jalan tikus setiap hari.

Mereka mengumpulkan biji melinjo dari pekarangan orang lain, lalu mengupasnya satu per satu di rumah. Melinjo yang sudah dikupas kemudian dijual dengan harga sekitar Rp6.000 per kilogram. Dari hasil penjualan itulah, Karmilah dan Karminah memenuhi kebutuhan paling dasar, seperti membeli beras dan gas untuk memasak.

“Kalau ada yang nyuruh ngupasin melinjo ya saya mau. Buat kerja. Uangnya buat beli beras, beli gas, biar bisa masak,” ujar Karmilah saat ditemui di rumahnya, Kamis, 22 Januari 2026.

Meski demikian, penghasilan dari pekerjaan tersebut tidak selalu ada.