Informasi bohong atau hoaks kerap mencatut nama Presiden Republik Indonesia dan menyebar luas melalui media sosial. Salah satu yang beredar adalah klaim video yang menyebut Presiden Prabowo Subianto mengumumkan bantuan Rp 50 juta untuk masyarakat yang membutuhkan dana sekolah, modal usaha, biaya melahirkan, hingga membayar utang.
Selain Prabowo, hoaks juga menimpa Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Berikut rangkuman sejumlah klaim yang sempat beredar dan diklarifikasi melalui kanal cek fakta.
1. Klaim video Prabowo mengumumkan bantuan Rp 50 juta
Sebuah unggahan di Facebook pada 23 Maret 2026 memuat klaim video yang menyatakan Prabowo Subianto akan memberikan bantuan Rp 50 juta kepada rakyat Indonesia. Dalam unggahan itu, dituliskan pilihan kebutuhan seperti biaya sekolah, biaya melahirkan, modal usaha, dan bayar utang—masing-masing disebut Rp 50 juta.
Video tersebut juga memuat narasi yang mengatasnamakan Prabowo, di antaranya ajakan untuk menekan tanda “love” dan “panah” agar bantuan segera diberikan. Klaim ini dinyatakan tidak benar berdasarkan penelusuran cek fakta.
2. Klaim artikel warga Solo berdemonstrasi menolak Jokowi sebagai raja
Hoaks lain beredar dalam bentuk tangkapan layar artikel yang diklaim berasal dari CNN Indonesia. Tangkapan layar itu memuat judul: “Masyarakat Solo Demontrasi Bahwa Raja Mereka Adalah Gusti Purboyo Bukan JOKOWI. Jokowi Bukan Keturunan Darah Biru Imbau Masyarakat Solo..”
Unggahan tersebut beredar di Facebook, salah satunya diposting pada 3 Februari 2026. Klaim tentang adanya artikel warga Solo berdemonstrasi menolak Jokowi sebagai raja dinyatakan hoaks berdasarkan hasil penelusuran cek fakta.
3. Klaim foto SBY masuk rumah sakit pada September 2025
Pada 21 September 2025, sebuah unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) masuk rumah sakit hingga menulis surat wasiat. Dalam unggahan itu disertakan sejumlah foto, termasuk gambar SBY terbaring di ranjang dan disebut dibesuk oleh Prabowo Subianto serta ekonom Rizal Ramli. Ada pula foto Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan.
Klaim bahwa foto tersebut menunjukkan SBY masuk rumah sakit pada September 2025 dinyatakan tidak benar berdasarkan penelusuran cek fakta.
Upaya melawan hoaks
Kanal Cek Fakta Liputan6.com menyebutkan upaya melawan hoaks sebagai bagian dari literasi media kepada masyarakat. Kanal ini dibuat pada 2018 dan sejak 2 Juli 2018 bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) serta menjadi partner Facebook. Liputan6.com juga terlibat dalam inisiatif cekfakta.com.

