Informasi keliru terkait bahan bakar minyak (BBM) kembali beredar di media sosial dan aplikasi pesan, memicu keresahan di masyarakat. Sejumlah klaim yang viral belakangan ini mencakup isu perubahan harga BBM di wilayah tertentu, program pengisian BBM gratis, hingga aturan pembatasan waktu pengisian untuk kendaraan.
Salah satu klaim yang beredar menyebut harga BBM di Pulau Jawa dan Bali akan berubah mulai 9 Maret 2026. Tim Cek Fakta Liputan6.com menemukan unggahan yang viral sejak pekan sebelumnya, termasuk yang diunggah sebuah akun di platform Threads pada 8 Maret 2026. Dalam unggahan itu tertulis narasi yang mengaitkan isu perang Iran vs Israel dan AS, disertai pernyataan stok BBM hanya 20 hari, lalu mencantumkan daftar harga yang diklaim berlaku per Senin, 9 Maret 2026. Unggahan tersebut juga memuat catatan bahwa harga yang dicantumkan khusus Pulau Jawa dan Bali serta dihitung per setengah liter.
Hoaks lain yang ditemukan menyebut Pertamina akan mengadakan program pengisian BBM gratis di seluruh SPBU pada 29–30 Februari 2026. Informasi ini beredar sejak pekan sebelumnya, dan salah satu unggahan ditemukan di Facebook pada 7 Februari 2026. Unggahan itu menampilkan poster dengan logo Danantara dan Pertamina serta narasi yang menyatakan adanya program gratis pengisian BBM di seluruh SPBU se-Indonesia pada tanggal tersebut. Pengunggah juga menambahkan pertanyaan kepada warganet mengenai kebenaran informasi itu.
Selain itu, beredar pula klaim mengenai aturan jangka waktu pengisian BBM, yakni 7 hari untuk mobil dan 4 hari untuk motor. Klaim ini ditemukan dalam unggahan Facebook pada 24 September 2025. Video yang dibagikan memperlihatkan suasana pengisian BBM di SPBU dengan teks yang menyatakan adanya “aturan baru” dari pemerintah dan Pertamina terkait pembatasan tersebut. Pada keterangan video, klaim itu juga dikaitkan dengan pembatasan pengisian BBM bagi penunggak pajak kendaraan.
Liputan6.com menekankan pentingnya melawan hoaks sebagai bagian dari upaya melawan pembodohan dan meningkatkan literasi media. Kanal Cek Fakta Liputan6.com didirikan pada 2018 dan disebut terus aktif memberikan edukasi literasi media kepada masyarakat.
Dalam keterangannya, Cek Fakta Liputan6.com menyatakan telah bergabung dengan International Fact Checking Network (IFCN) sejak 2 Juli 2018, menjadi mitra Facebook, serta terlibat dalam inisiatif cekfakta.com. Disebutkan pula bahwa kerja sama dengan berbagai pihak tidak memengaruhi independensi dalam penyampaian informasi.
Bagi masyarakat yang ingin melaporkan dugaan hoaks untuk ditelusuri dan diverifikasi, Liputan6.com membuka kanal pengiriman informasi melalui email cekfakta.liputan6@kly.id. Selain itu, tersedia pula layanan Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di nomor 0811-9787-670 untuk respons yang lebih cepat.

