Demokrat Jawa Barat Gelar Pendidikan Politik dan Konsolidasi, Serahkan SK Kepengurusan DPAC

Demokrat Jawa Barat Gelar Pendidikan Politik dan Konsolidasi, Serahkan SK Kepengurusan DPAC

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat menggelar kegiatan Pendidikan Politik dan Konsolidasi DPC Partai Demokrat se-Jawa Barat di Grand Sunshine Resort, Soreang, Minggu, 25 Januari 2026. Dalam kegiatan tersebut, DPD Partai Demokrat Jawa Barat juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) di seluruh wilayah Jawa Barat.

Acara ini dihadiri Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Herman Khaeron, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat Anton Sukartono Suratto, para ketua DPC, serta seluruh ketua dan pengurus DPAC dari berbagai daerah, khususnya wilayah Bandung Raya, Kota Banjar, dan Cirebon.

Herman Khaeron menyatakan, penyerahan SK DPAC merupakan langkah strategis untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat kecamatan dan RW sebagai basis kekuatan akar rumput. Menurutnya, DPAC diberi kewenangan untuk merekrut, menetapkan, dan mengelola anak ranting di tingkat RW.

Ia juga mengapresiasi langkah cepat DPD Partai Demokrat Jawa Barat dalam merespons kebutuhan penguatan struktur organisasi hingga tingkat paling bawah. Herman menilai, peran DPAC kini digeser agar lebih berorientasi pada penguatan kerja-kerja partai di akar rumput.

“Mudah-mudahan inilah pasukan yang kami siapkan untuk memenangkan Pemilu 2029,” ujar Herman. Ia menambahkan, penguatan DPAC menjadi kunci dalam membangun mesin partai yang solid dan fungsional untuk menghadapi agenda politik nasional ke depan.

Sementara itu, Anton Sukartono Suratto menegaskan pendidikan politik dan konsolidasi dilakukan untuk memperkuat kesiapan kader sejak dini, bukan hanya menjelang pemilu. Karena itu, pihaknya mengundang seluruh DPC dan PAC untuk mendapatkan pembekalan.

Anton menyebut peserta yang hadir berasal dari DPC se-Bandung Raya, Kota Banjar, dan Cirebon, dengan seluruh ketua DPC dan ketua DPAC mengikuti kegiatan tersebut. Ia menekankan kesiapan struktur partai sebelum memasuki tahun politik sebagai hal yang krusial.

“Perang itu jangan menunggu perang terjadi. Kita harus persiapkan sebelum perang. Kalau perang sudah terjadi baru kita siap-siap, itu sudah terlambat,” kata Anton. Ia mengibaratkan DPAC perlu dipersiapkan layaknya pasukan yang lengkap dengan perlengkapan dan strategi.

Melalui pendidikan politik ini, DPD Partai Demokrat Jawa Barat menargetkan percepatan pembenahan struktur organisasi, khususnya di tingkat DPAC dan anak ranting. Konsolidasi juga disebut menjadi momentum evaluasi kekuatan partai di setiap wilayah untuk mengetahui bagian yang perlu dibenahi dan diperkuat.

Dengan penguatan struktur hingga tingkat RW, Partai Demokrat Jawa Barat menyatakan optimistis dapat membangun basis suara dalam menghadapi Pemilu 2029. Kegiatan ini juga menjadi ajang penguatan ideologi partai, penyamaan visi, serta peningkatan kapasitas kader dalam menjalankan fungsi politik di tengah masyarakat.