Sebuah video yang beredar luas di media sosial diklaim memperlihatkan serangan rudal Iran ke pangkalan militer Amerika Serikat di Qatar. Video tersebut diunggah akun Facebook “Seputar Bola” pada Selasa (6/3/2026) dan disertai narasi bahwa serangan itu membuat fasilitas militer AS di negara Teluk tersebut “lumpuh total”.
Namun, hasil penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax menyatakan klaim tersebut tidak sesuai fakta. Video yang beredar dianalisis menggunakan alat pendeteksi konten berbasis kecerdasan buatan milik Hive Moderation.
Berdasarkan analisis Hive Moderation, video tersebut memiliki probabilitas sangat tinggi sebagai konten hasil rekayasa. Hasil pemeriksaan menunjukkan kemungkinan manipulasi mencapai 99,9 persen, sehingga video itu terindikasi kuat merupakan hasil rekayasa teknologi kecerdasan buatan.
Tim pemeriksa fakta juga melakukan penelusuran melalui mesin pencarian Google dengan kata kunci “serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS di Qatar”. Pencarian mengarah pada laporan media ekonomi internasional yang menyebut adanya insiden rudal yang menghantam Pangkalan Al-Udeid di Qatar, pangkalan militer AS terbesar di Timur Tengah.
Dalam laporan tersebut disebutkan sebuah rudal balistik Iran menghantam pangkalan itu pada Selasa (3/3/2026) waktu setempat dan dikonfirmasi oleh Kementerian Pertahanan Qatar di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk. Ketegangan terjadi ketika Iran melancarkan serangan terhadap Amerika Serikat dan Israel sebagai balasan atas serangan sebelumnya.
Kendati ada laporan mengenai insiden rudal di Qatar, video yang viral di Facebook tidak berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut. Berdasarkan analisis digital, video yang mengklaim serangan rudal Iran ke pangkalan militer AS di Qatar merupakan konten yang dibuat menggunakan teknologi kecerdasan buatan.

