Sebuah video yang beredar luas di media sosial sejak 17 Januari 2026 memunculkan klaim bahwa pesawat raksasa milik Rusia telah tiba di Aceh untuk membawa bantuan bagi korban bencana alam. Unggahan tersebut menyebar cepat di berbagai platform, termasuk grup WhatsApp, Facebook, dan TikTok, serta memicu respons warganet yang menaruh harapan pada bantuan internasional.
Salah satu unggahan yang ramai dibicarakan berasal dari akun X “SecrethManZ” pada Sabtu (17/1/2026). Hingga Kamis (27/1/2026), video itu tercatat telah ditonton puluhan ribu kali, disukai ribuan kali, dan dibagikan ratusan kali.
Namun, hasil penelusuran pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID/Mafindo menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Video yang beredar tidak dapat dibuktikan sebagai rekaman kedatangan pesawat Rusia ke Aceh untuk misi bantuan.
Berdasarkan penelusuran tersebut, potongan video yang dibagikan diduga berasal dari konteks lain, seperti pendaratan pesawat besar di lokasi dan waktu berbeda atau kegiatan yang tidak berkaitan dengan bantuan bencana di Aceh. Selain itu, tidak ditemukan rilis atau pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia, Kementerian Luar Negeri, BNPB, maupun otoritas bandara di Aceh yang mengonfirmasi adanya kedatangan pesawat bantuan dari Rusia.
Penelusuran juga tidak menemukan pemberitaan dari media arus utama nasional mengenai kedatangan pesawat militer Rusia di Aceh dalam rangka misi bantuan. Karena itu, narasi yang menyertai video dinilai sebagai tambahan yang tidak memiliki dasar bukti kuat.
Kesimpulannya, tidak ada bukti valid yang mendukung klaim bahwa pesawat raksasa milik Rusia datang ke Aceh membawa bantuan. Informasi semacam ini dinilai menyesatkan karena dapat menimbulkan harapan palsu di tengah situasi bencana, sekaligus mengaburkan fakta peristiwa yang sebenarnya.

