Sebuah video yang beredar di Facebook menampilkan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar seolah menawarkan bantuan dana dan modal usaha melalui kuis tebak kata. Dalam unggahan tersebut, pengguna diminta menyusun huruf dan menuliskan jawabannya di kolom komentar.
Namun, hasil pemeriksaan Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan video itu merupakan konten manipulatif. Akun-akun Facebook yang menyebarkan video kuis tersebut juga bukan akun resmi Nasaruddin, melainkan akun tiruan.
Dalam penelusuran, Nasaruddin diketahui memiliki akun media sosial resmi, di antaranya Instagram @nasaruddin_umar yang telah terverifikasi dan akun Facebook bernama Nasaruddin Umar. Sementara itu, akun yang menyebarkan video kuis tebak kata tidak berasal dari kanal resmi tersebut.
Tim Cek Fakta Kompas.com juga memeriksa keaslian video menggunakan Hive Moderation, platform yang menyediakan alat pendeteksi konten kecerdasan buatan. Hasilnya menunjukkan suara dalam video tersebut merupakan suara generatif AI dengan probabilitas 99,3 persen.
Adapun gambar videonya berasal dari pidato asli Nasaruddin. Video yang memperlihatkan Nasaruddin mengenakan batik coklat dan peci serupa dengan unggahan akun Instagram Kementerian Agama pada 18 Februari 2026. Dalam video aslinya, Nasaruddin menyampaikan ucapan untuk menyambut Ramadhan, mengucapkan selamat berpuasa kepada umat Islam, serta mengingatkan pentingnya toleransi.
Tidak ditemukan pernyataan Nasaruddin mengenai pemberian uang atau bantuan dana dalam video asli tersebut. Dengan demikian, klaim bahwa Menag menawarkan bantuan dana lewat kuis tebak kata di Facebook dinyatakan hoaks.

