Informasi mengenai pinjaman online bernilai besar kerap menarik perhatian warganet, terutama saat kebutuhan ekonomi meningkat. Belakangan, beredar tautan pendaftaran pinjaman Bank Rakyat Indonesia (BRI) hingga Rp500 juta yang diklaim sebagai layanan resmi bank tersebut. Tautan itu dibuat menyerupai formulir pendaftaran dan disebut dapat digunakan untuk mengajukan pinjaman secara cepat.
Klaim tersebut turut disebarkan melalui sebuah video di media sosial yang menyatakan BRI secara resmi mengeluarkan pinjaman berbasis online pada 8 Januari 2026. Dalam narasi yang beredar, pinjaman disebut tersedia mulai Rp5 juta hingga Rp500 juta tanpa jaminan, agunan, maupun survei. Video itu menampilkan suasana antrean masyarakat di depan bank dan kemudian ramai dibagikan ulang di berbagai platform, termasuk Facebook, WhatsApp, dan TikTok.
Namun, hasil penelusuran tim pemeriksa fakta TurnBackHoax.ID/Mafindo menyimpulkan klaim tersebut tidak benar. Mereka menyatakan BRI tidak pernah mengeluarkan tautan pendaftaran pinjaman resmi seperti yang beredar di media sosial.
Dalam verifikasinya, pemeriksa fakta juga menegaskan situs resmi BRI menggunakan domain .co.id dan informasi terkait produk pinjaman tercantum melalui kanal resmi. Tautan yang viral disebut bukan berasal dari domain atau saluran resmi BRI, melainkan dari domain pihak ketiga yang tidak memiliki afiliasi dengan bank.
Pemeriksa fakta memperingatkan tautan serupa kerap dibuat untuk tujuan phishing atau penipuan data, misalnya dengan meminta informasi sensitif seperti nomor KTP, data keuangan, atau akses personal lainnya. Selain itu, program pinjaman dari bank besar seperti BRI pada umumnya tidak disalurkan melalui tautan viral di media sosial, melainkan melalui aplikasi resmi atau kantor cabang terdaftar sesuai ketentuan perbankan.
Kesimpulannya, tautan pinjaman BRI hingga Rp500 juta yang beredar di media sosial dinyatakan hoaks dan berpotensi menjadi modus penipuan. Informasi tersebut tidak berasal dari situs resmi BRI dan dapat membahayakan pengguna yang mengeklik atau mengisi data pada tautan tersebut.

