Sebuah unggahan di Facebook pada 7 November 2025 menyebarkan klaim adanya tautan pendaftaran program “BLT Kesra” akhir tahun 2025 dengan nilai bantuan Rp900.000. Dalam unggahan tersebut, warganet diarahkan menekan menu “daftar” yang kemudian membawa ke sebuah situs dengan alamat “cek.bansos.web.id” dan menampilkan formulir digital yang meminta sejumlah data pribadi.
Setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak benar. Informasi mengenai pendaftaran bantuan sosial tidak dilakukan melalui tautan seperti yang beredar di media sosial.
Penelusuran mengarah pada artikel Liputan6.com berjudul “Cara Resmi Daftar BLT Kesejahteraan Rakyat 2025, Simak untuk Hindari Penipuan” yang terbit pada 19 Oktober 2025. Dalam artikel itu dijelaskan bahwa masyarakat yang merasa memenuhi syarat tetapi belum terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dapat mengajukan diri melalui saluran resmi.
Salah satu jalur yang disebutkan adalah melalui Aplikasi Cek Bansos. Pengguna diminta mengunduh aplikasi, membuat akun, lalu masuk dan memilih menu “Daftar Usulan”. Selanjutnya, pengajuan dilakukan dengan mengisi data diri lengkap, mengunggah foto tempat tinggal serta dokumen pendukung, kemudian mengirim permohonan. Status pengajuan dapat dipantau melalui menu “Riwayat Usulan”.
Alternatif lainnya, masyarakat dapat mendatangi kantor kelurahan atau desa setempat untuk memastikan data sudah masuk DTKS atau mengajukan usulan pendaftaran.
Penelusuran juga merujuk pada pengumuman di situs resmi Kementerian Sosial (kemensos.go.id) berjudul “Waspada Hoaks terkait Bantuan Sosial”. Dalam pengumuman tersebut, Kementerian Sosial menegaskan tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial. Kemensos juga menjelaskan bahwa penerima bantuan sosial Program Kartu Sembako/BPNT dan PKH adalah masyarakat yang sudah terdaftar dalam DTKS. Bagi warga yang layak tetapi belum terdaftar, pengusulan dapat dilakukan oleh pemerintah daerah atau melalui Aplikasi Cek Bansos pada menu Usul-Sanggah.
Berdasarkan rangkaian penelusuran tersebut, tautan pendaftaran “BLT Kesra” akhir tahun 2025 yang beredar di Facebook dinyatakan sebagai informasi salah sumber. Masyarakat diimbau memeriksa kebenaran informasi dan tidak mengisi data pribadi pada tautan yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.

