Informasi yang menyebut barang bukti sabu terurai menjadi udara akibat cuaca ekstrem ramai beredar di media sosial. Klaim tersebut muncul dalam sebuah unggahan Facebook yang menarasikan seolah-olah polisi memberikan klarifikasi terkait hilangnya barang bukti sabu seberat 30 kilogram.
Unggahan itu dibagikan akun Facebook bernama “Rumail Abbas” pada Jumat (27/2/2026). Dalam postingan tersebut ditampilkan foto arsip dengan keterangan yang menyatakan barang bukti sabu terurai menjadi udara karena dampak cuaca ekstrem. Narasi yang beredar berbunyi: “Polisi klarifikasi barang bukti S4bu seberat 30Kg telah terurai menjadi udara akibat cuaca ekstrem”.
Tim Cek Fakta TurnBackHoax kemudian melakukan penelusuran untuk memverifikasi klaim tersebut. Pencarian dilakukan melalui mesin pencari Google dengan kata kunci “Polisi klarifikasi sabu 30kg meleleh”.
Hasil penelusuran menyimpulkan klaim itu tidak benar dan telah dibantah oleh Kepolisian Republik Indonesia. Pemberitaan Antaranews.com pada Rabu (4/3/2026) berjudul “Polri pastikan narasi soal klarifikasi sabu meleleh adalah hoaks” menyatakan kabar tersebut merupakan informasi yang tidak benar.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan narasi yang menyebut barang bukti sabu terurai menjadi udara akibat cuaca ekstrem tidak pernah disampaikan oleh pihak kepolisian. Ia juga menjelaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial merupakan konten yang dibuat secara tidak benar atau fabricated content.
Dengan demikian, klaim yang menyebut polisi menyatakan barang bukti sabu seberat 30 kilogram meleleh atau terurai akibat cuaca ekstrem tidak memiliki dasar fakta.

