Sebuah unggahan video di Facebook beredar dengan klaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menonaktifkan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Klaim itu dikaitkan dengan kasus dugaan penistaan agama yang disebut sedang menjerat Ponpes Al-Zaytun.
Namun, hasil penelusuran menunjukkan klaim tersebut keliru. Dilansir dari Kompas.com, narasi yang dibacakan dalam video itu bukan pernyataan resmi Presiden Jokowi mengenai penonaktifan Ponpes Al-Zaytun. Narasi tersebut diketahui berasal dari artikel di liberte.suara.com yang membahas penelusuran fakta terkait orang di lingkar Istana Presiden yang diduga menyokong Ponpes Al-Zaytun.
Selain itu, salah satu cuplikan video yang beredar disebut sempat diunggah kanal YouTube Sekretariat Presiden pada 26 Juni 2023. Meski demikian, hingga kini tidak ada informasi kredibel yang menyatakan Presiden Jokowi telah resmi menonaktifkan Ponpes Al-Zaytun di Indramayu.

