Unggahan di media sosial pada pertengahan Maret 2026 menarasikan adanya rudal Iran yang bertuliskan memoriam untuk korban Jeffrey Epstein. Narasi tersebut beredar di tengah meningkatnya intensitas peperangan antara Iran dan koalisi Amerika Serikat serta Israel.
Dalam unggahan itu, tampak sebuah rudal dengan tulisan beraksara Arab. Unggahan menyertakan klaim terjemahan tulisan tersebut berbunyi, “Untuk mengenang korban Pulau Epstein”.
Jeffrey Epstein diketahui sebagai terpidana kejahatan seksual yang melibatkan anak. Kasusnya disebut melibatkan sejumlah tokoh, termasuk Presiden Amerika Serikat yang memicu perang dengan Iran.
Namun, hasil penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com menyimpulkan foto yang beredar bukan konten asli. Foto tersebut merupakan konten rekayasa berbasis artificial intelligence (AI).
Kesimpulan itu diperoleh setelah konten diuji menggunakan alat pendeteksi AI.

