Kecerdasan buatan (AI) kini semakin canggih dalam membuat video yang tampak nyata. Teknologi seperti Google Veo disebut mampu menghasilkan video 4K yang realistis, termasuk menciptakan segmen berita lengkap dari awal hingga akhir. Konten semacam ini bisa dilengkapi suara, pencahayaan, hingga gerakan kamera yang menyerupai tayangan berita pada umumnya.
Sejumlah video dibuat untuk candaan, namun sebagian lain berpotensi menimbulkan dampak berbahaya. Di tengah arus informasi yang belum jelas kebenarannya, berita palsu kerap menyebar lebih cepat dibandingkan fakta.
Meski demikian, konten semacam ini masih dapat dibedakan dengan lebih mudah apabila penonton memperhatikan sejumlah tanda tertentu.
Para ahli juga mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap konten buatan AI yang penyebarannya semakin cepat dan dapat menimbulkan risiko besar. Karena itu, publik diimbau untuk selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.

