BANYUWANGI — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi memadukan program perlindungan sosial (Perlinsos) dengan upaya pemberdayaan sebagai bagian dari strategi menekan angka kemiskinan. Langkah tersebut disampaikan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani seiring penunjukan Banyuwangi sebagai lokasi percontohan program digitalisasi Perlinsos.
Ipuk menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat, khususnya Dewan Ekonomi Nasional, atas kepercayaan yang diberikan kepada Banyuwangi untuk menjadi pilot project. Menurutnya, penunjukan tersebut menjadi kehormatan sekaligus tantangan karena program digitalisasi Perlinsos mengusung konsep baru, tidak hanya dari sisi teknologi.

