Times Higher Education (THE) merilis pemeringkatan universitas dunia untuk bidang pendidikan dalam THE World University Rankings (WUR) by Subject 2026 pada Rabu (21/1/2026). Dalam daftar tersebut, terdapat 830 universitas dari 83 negara yang dinilai untuk bidang pendidikan.
Dari jumlah itu, sebanyak 15 perguruan tinggi negeri dan swasta di Indonesia masuk pemeringkatan. Kampus-kampus tersebut dinilai pada tiga disiplin inti pendidikan, yaitu studi pendidikan, pelatihan guru, serta studi akademis pada bidang pendidikan.
Secara umum, pemeringkatan disusun berdasarkan aspek pengajaran, lingkungan penelitian, kualitas penelitian, pendapatan dari kemitraan dengan industri dan paten, serta perspektif internasional. Berikut daftar kampus Indonesia yang masuk pemeringkatan THE WUR by Subject 2026 untuk bidang pendidikan, beserta rentang peringkat dunianya.
Peringkat kampus bidang pendidikan di Indonesia versi THE WUR by Subject 2026
1. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) — peringkat dunia 201–250
2. Universitas Negeri Malang (UM) — peringkat dunia 301–400
3. Universitas Negeri Padang (UNP) — peringkat dunia 301–400
4. Universitas Sebelas Maret (UNS) — peringkat dunia 301–400
5. Universitas Negeri Surabaya (Unesa) — peringkat dunia 401–500
6. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) — peringkat dunia 401–500
7. Universitas Ahmad Dahlan (UAD) — peringkat dunia 601–800
8. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) — peringkat dunia 601–800
9. Universitas Negeri Jakarta (UNJ) — peringkat dunia 601–800
10. Universitas Negeri Semarang (Unnes) — peringkat dunia 601–800
11. Universitas Sriwijaya (Unsri) — peringkat dunia 601–800
12. Universitas Syiah Kuala (USK) — peringkat dunia 601–800
13. Universitas Brawijaya (UB) — peringkat dunia 601–800
14. Universitas Jember (Unej) — peringkat dunia 801+
15. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) — peringkat dunia 801+
Indikator penilaian THE WUR by Subject 2026: Education
THE menggunakan indikator yang sama untuk setiap bidang studi dalam THE WUR by Subject 2026, namun dengan bobot yang berbeda. Untuk bidang pendidikan, indikator yang digunakan meliputi:
Pengajaran: reputasi pengajaran (20%), rasio mahasiswa-staf pengajar (4,5%), rasio doktor-sarjana (0%), rasio doktor-staf pengajar (5,3%), dan pendapatan institusional (2,4%).
Lingkungan penelitian: reputasi penelitian (20%), pendapatan (4,4%), dan produktivitas (4,4%).
Kualitas penelitian: dampak sitasi (13,7%), kekuatan penelitian (4,6%), keunggulan penelitian (4,6%), dan pengaruh (4,6%).
Industri: pendapatan dari kemitraan industri (2%) dan paten (2%).
Perspektif internasional: keberadaan mahasiswa (2,5%), pengajar (2,5%), penulis studi bersama dari luar negeri (2,5%), dan program belajar di luar negeri (0%).

