Waspada Hoaks Terkait Haji 2026: Klaim Haji Gratis hingga Tautan Pendaftaran Petugas

Waspada Hoaks Terkait Haji 2026: Klaim Haji Gratis hingga Tautan Pendaftaran Petugas

Penyelenggaraan haji 2026 turut diwarnai beredarnya informasi bohong atau hoaks di media sosial. Salah satu yang ramai muncul adalah klaim pendaftaran dan pemberangkatan haji gratis. Masyarakat diminta waspada terhadap potensi penipuan, terlebih sejumlah unggahan mencatut nama Direktorat Penerangan Agama Islam. Saat ini, urusan ibadah haji disebut sepenuhnya telah beralih menjadi kewenangan Kementerian Haji dan Umrah.

Sejumlah hoaks yang beredar memuat tautan pendaftaran dan mengarahkan pengguna ke situs tertentu yang meminta data pribadi. Berikut beberapa contoh klaim yang beredar di media sosial.

Klaim tautan pendaftaran haji gratis 2026 untuk keberangkatan 2027
Di Facebook, pada 22 Maret 2026, beredar unggahan yang menyebut ada “pendaftaran haji gratis 2026” untuk keberangkatan 2027. Unggahan itu mengatasnamakan Pengurus Pusat Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (PP APRI) dan menyatakan kuota untuk 100 orang, dengan narasi bahwa pendaftaran gratis serta biaya keberangkatan ditanggung pemerintah. Dalam unggahan tersebut juga dicantumkan persyaratan usia 26–65 tahun.

Unggahan disertai menu pendaftaran. Ketika diklik, pengguna diarahkan ke sebuah situs yang meminta identitas, mulai dari nama hingga nomor Telegram.

Klaim artikel tentang pembagian uang kuota haji
Klaim lain yang kembali beredar di media sosial adalah unggahan berupa tangkapan layar artikel yang menyebut mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas membagi dua uang kuota haji dengan mantan Presiden Joko Widodo. Salah satu unggahan di Facebook tercatat pada 16 Januari 2026, menampilkan tangkapan layar artikel berjudul “Gus Yaqut Kuota Uang Haji Yang Saya Pakai Bagi Dua Sama Pak Jokowi Gibran Saksinya” disertai narasi tambahan, “KPK mana KPK?”

Klaim tautan pendaftaran petugas haji 2026
Selain itu, pada 23 November 2025, beredar unggahan di Facebook yang mengklaim adanya tautan pendaftaran lowongan petugas haji 2026. Unggahan tersebut menyebut seleksi Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tingkat daerah untuk tahun 1447H/2026M, dengan keterangan pendaftaran dibuka mulai 22 November dan daftar formasi yang tersedia, antara lain PPIH kloter, ketua kloter, pembimbing ibadah haji kloter, PPIH Arab Saudi, layanan akomodasi, konsumsi, transportasi, bimbingan ibadah, dan Siskohat.

Unggahan itu juga menyertakan menu pendaftaran yang mengarah ke tautan “https://daftarsekarang-01.lokerresmi.com/…”. Tautan tersebut membawa pengguna ke halaman situs yang meminta data pribadi seperti nama, jenis kelamin, hingga nomor Telegram.

Dengan maraknya unggahan semacam ini, masyarakat diimbau berhati-hati terhadap tautan pendaftaran yang beredar di media sosial, terutama yang meminta data pribadi dan mencatut lembaga tertentu.