Sebuah unggahan di Facebook beredar dengan menyertakan tautan yang diklaim sebagai pendaftaran “Prakerja Ramadhan 2026”. Namun, berdasarkan penelusuran Tim Jalahoaks, klaim tersebut dinyatakan tidak benar.
Hasil pemeriksaan menunjukkan tautan yang dibagikan tidak mengarah ke laman resmi Kartu Prakerja di prakerja.go.id. Tautan tersebut justru menuju situs palsu yang meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram. Permintaan data semacam ini menjadi indikasi modus pencurian data atau phishing.
Melalui akun Instagram resmi @prakerja.go.id, pihak Kartu Prakerja berulang kali mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap berbagai bentuk penipuan yang mengatasnamakan program tersebut. Pendaftaran resmi disebut hanya dilakukan melalui situs web pemerintah www.prakerja.go.id serta akun media sosial terverifikasi (bertanda centang biru).
Kesimpulannya, tautan “Pendaftaran Prakerja Ramadhan 2026” yang beredar di Facebook adalah hoaks. Informasi resmi terakhir menyebut pendaftaran yang dibuka adalah Gelombang 71 pada Agustus 2024, dan belum ada pengumuman resmi terkait pembukaan gelombang baru pada 2026.

