Klaim Link Pendaftaran CPNS Kemenimipas 2026 dengan Batas Usia 45 Tahun Terbukti Hoaks

Klaim Link Pendaftaran CPNS Kemenimipas 2026 dengan Batas Usia 45 Tahun Terbukti Hoaks

Sebuah unggahan di Facebook pada 30 Maret 2026 memuat klaim tautan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tahun 2026 dengan batas usia maksimal 45 tahun. Unggahan itu juga mencantumkan sejumlah persyaratan, seperti terbuka untuk laki-laki dan perempuan, lulusan SMA hingga S3, usia minimal 18 tahun dan maksimal 45 tahun, sehat jasmani dan rohani, serta penempatan sesuai domisili pendaftaran.

Dalam unggahan tersebut, warganet diarahkan untuk mengklik tautan “pendaftaran gratis” yang disertai menu “daftar”. Saat menu itu diklik, pengguna akan dialihkan ke halaman situs yang menampilkan formulir digital dan meminta data pribadi, mulai dari nama lengkap hingga nomor Telegram.

Namun, berdasarkan penelusuran, klaim tersebut tidak benar. Situs resmi Kemenimipas, www.kemenimipas.go.id, memuat artikel berjudul “[HOAKS] Penerimaan CPNS IMIGRASI Tahun 2026” yang diterbitkan pada 18 Februari 2026. Dalam artikel itu disebutkan bahwa Kemenimipas maupun Direktorat Jenderal Imigrasi hingga saat ini tidak pernah mengumumkan pendaftaran seleksi CPNS secara nasional untuk tahun anggaran 2026.

Kemenimipas juga menegaskan bahwa seluruh informasi terkait penerimaan pegawai maupun informasi lain yang berhubungan dengan kementerian tersebut hanya diterbitkan melalui media dan situs resmi. Adapun kanal resmi yang disebutkan antara lain TikTok @kemenimipas_RI dan @ditjen_imigrasi, serta Instagram @kemenimipas dan @ditjen_imigrasi.

Penelusuran lainnya mengarah pada informasi bahwa proses pendaftaran dan seleksi CPNS 2026 hanya dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN) di https://sscasn.bkn.go.id.

Dengan demikian, tautan pendaftaran CPNS Kemenimipas 2026 yang beredar di media sosial, termasuk yang mengklaim batas usia maksimal 45 tahun dan meminta data pribadi melalui formulir di luar kanal resmi, merupakan hoaks.