Sebuah kolase foto yang menampilkan seekor harimau menerkam pengendara motor saat sedang ditilang polisi beredar di media sosial dan kembali menarik perhatian warganet. Unggahan tersebut disertai narasi singkat yang menyebutkan korban diterkam ketika sedang diberhentikan.
Konten itu dibagikan sejumlah akun Facebook pada Kamis (2/4/2026). Namun, berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, kolase tersebut merupakan hoaks dan berasal dari konten hasil manipulasi.
Dalam penelusuran, ditemukan bahwa materi yang sama pernah beredar sebelumnya pada Februari 2026. Kolase foto itu diketahui merupakan tangkapan layar dari sebuah video di YouTube yang diunggah pada 28 Desember 2025.
YouTube memberi label pada video tersebut sebagai “konten hasil modifikasi atau sintetis”, yang berarti visual atau suara di dalamnya telah diedit secara signifikan atau dibuat secara digital.
Untuk memastikan, Kompas.com melakukan pemeriksaan menggunakan alat pendeteksi konten berbasis AI, yakni Hive Moderation dan BitMind. Hasilnya, Hive Moderation menunjukkan probabilitas 97,4 persen bahwa video tersebut dibuat dengan AI. Sementara BitMind mendeteksi probabilitas 88 persen konten itu dihasilkan dengan AI.
Berdasarkan rangkaian penelusuran tersebut, kolase foto harimau menerkam pengendara motor saat ditilang polisi dipastikan tidak benar. Konten itu merupakan hasil manipulasi dan kembali beredar sebagai hoaks.

