Sebuah unggahan di media sosial mengeklaim Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terbang ke Iran untuk mendamaikan konflik negara tersebut dengan Amerika Serikat dan Israel. Unggahan itu disertai foto yang memperlihatkan Gibran sedang berjalan dengan pengawalan beberapa orang berseragam militer.
Namun, hasil penelusuran tidak menemukan informasi valid yang membenarkan klaim bahwa Gibran melakukan perjalanan ke Iran pada Maret 2026 untuk misi perdamaian tersebut.
Tim Cek Fakta Kompas.com juga memeriksa keaslian foto dalam unggahan itu menggunakan alat pendeteksi, yakni Decopy AI dan Was it AI. Pemeriksaan dengan Decopy AI menunjukkan foto tersebut memiliki probabilitas 100 persen dihasilkan oleh AI. Sementara itu, Was it AI turut mendeteksi gambar tersebut sebagai hasil AI generatif.
Selain itu, akun Facebook yang membagikan unggahan tersebut mencantumkan deskripsi sebagai akun yang kerap mengunggah candaan politik. Akun itu juga diketahui sering membagikan konten politik bernada satire.
Unggahan mengenai Gibran tersebut muncul setelah Presiden Prabowo menyatakan kesiapannya untuk terbang ke Teheran guna menjadi mediator konflik antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Gibran terbang ke Iran untuk mendamaikan konflik dengan Amerika Serikat dan Israel merupakan konten satire. Hingga saat ini, tidak ada informasi valid yang menyatakan Gibran akan bertolak ke Iran.

