KOMPAS.com – Sejumlah unggahan di media sosial beredar dengan klaim menampilkan foto jenazah Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang ditemukan di reruntuhan kediamannya, yang juga digunakan sebagai kantor. Klaim tersebut muncul setelah disebutkan bahwa Ali Khamenei meninggal dunia usai Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Teheran pada 28 Februari 2026.
Salah satu unggahan memperlihatkan sosok pria lanjut usia mengenakan turban hitam yang tergeletak di antara puing-puing, dengan posisi tangan bersedekap. Unggahan itu diklaim sebagai foto saat jenazah Khamenei ditemukan.
Namun, foto yang beredar tersebut terindikasi merupakan hasil rekayasa berbasis artificial intelligence (AI). Indikasi itu diperoleh setelah gambar diuji menggunakan alat pendeteksi konten AI.
Hasil pengujian menggunakan Sight Engine menunjukkan probabilitas foto tersebut sebagai AI generatif sebesar 74 persen. Sementara itu, Hive Moderation menampilkan hasil 99,4 persen.
Sejumlah unggahan juga tidak mencantumkan keterangan bahwa gambar itu merupakan ilustrasi berbasis AI generatif. Karena itu, klaim yang menyertai foto tersebut dinilai menyesatkan dan perlu diluruskan.

